KPK Memanggil Pendiri Partai Nasional Aceh Untuk Diperiksa

0
206
bandar poker, agen poker, bandarq, ceme, domino, bandar poker online, agen poker online, bandar , KPK Memanggil Pendiri Partai Nasional Aceh Untuk Diperiksa

KPK Memanggil Pendiri Partai Nasional Aceh Untuk Diperiksa

bandar poker, agen poker, bandarq, ceme, domino, bandar poker online, agen poker online, bandar , KPK Memanggil Pendiri Partai Nasional Aceh Untuk Diperiksa

KPK Memanggil Pendiri Partai Nasional Aceh Untuk Diperiksa, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil salah satu pendiri Partai Nasional Aceh (PNA) Izil Azhar alias Ayah Merin terkait kasus dugaan suap alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh tahun anggaran 2018. Izil akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf.

Selain Izil, penyidik KPK menelisik soal proyek-proyek di Aceh terhadap sejumlah saksi lainnya yakni, orang dekat Irwandi bernama Teuku Fadhilatul Amri, Kepala BPKS Sayid Fadhil, mantan Kadispora Aceh Musri Idris, serta Kadispora Aceh Darmansyah.

“Yang bersangkutan akan diminta keterangannya sebagai saksi untuk tersangka IY (Irwandi Yusuf),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (17/9/2018).

KPK Memanggil Pendiri Partai Nasional Aceh Untuk Diperiksa

Selain Izil Azhar, penyidik KPK juga akan memeriksa sejumlah saksi lainnya yakni, orang dekat Irwandi bernama Teuku Fadhilatul Amri, Kepala BPKS Sayid Fadhil, Mantan Kadispora Aceh Musri Idris, serta Kadispora Aceh Darmansyah.

“Mereka juga akan diminta keterangan sebagai saksi untuk IY,” kata Febri.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus ini, diantaranya: Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf; Bupati Bener Meriah, Ahmadi;‎ serta dua pihak swasta Hendri Yuzal dan Teuku Syaiful Bahri.

Dalam kasus ini KPK menetapkan Gubernur Irwandi Yusuf dan dua pihak swasta bernama Hendri Yuzal dan Teuku Syaiful Bahri serta Bupati Bener Meriah Ahmadi sebagai tersangka. Irwandi, Hendri dan Syaiful ditetapkan sebagai pihak penerima suap dari Ahmadi.

Diduga Terima Suap

Gubernur Irwandi melalui Hendri dan Syaiful diduga menerima suap Rp 500 juta dari total fee yang dijanjikan sebesar Rp 1,5 miliar. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk membeli medali dan pakaian atlet dalam ajang Aceh International Marathon 2018.

Namun, Ahmadi baru menyerahkan uang sebesar Rp500 Juta kepada Irwandi lewat dua orang dekatnya yakni Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri. ‎Diduga, pemberian tersebut merupakan bagian komitmen fee 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh.

Dugaan tersebut diperkuat oleh model Fenny Steffy Burase. Steffy yang merupakan tenaga ahli dalam ajang tersebut mengatakan bahwa aliran dana suap tersebut ada, namun dirinya mengaku tak tahu asal usul dana tersebut. Steffy juga membenarkan pengeluaran untuk membeli medali senilai Rp 500 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here