Banyak Perceraian Yang Terjadi Akibat Media Sosial

0
189
bandar poker, agen poker, bandarq, ceme, domino, bandar poker online, agen poker online, bandarq online, Banyak Perceraian Yang Terjadi Akibat Media Sosial

Banyak Perceraian Yang Terjadi Akibat Media Sosial

bandar poker, agen poker, bandarq, ceme, domino, bandar poker online, agen poker online, bandarq online, Banyak Perceraian Yang Terjadi Akibat Media Sosial

Banyak Perceraian Yang Terjadi Akibat Media Sosial, Perceraian di era saat ini tak hanya faktor ekonomi. Menurut, pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat kasus perceraian selama beberapa tahun terakhir banyak diakibatkan dari media sosial.

Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menerima seribuan gugatan cerai sejak Januari-Juli 2018. Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Karawang Abdul Hakim mengatakan, banyak perceraian itu yang terjadi karena media sosial.

“Sekarang ini, pemicu perceraian tidak melulu karena faktor ekonomi. Penggunaan media sosial juga bisa memicu perceraian pasangan suami isteri,” kata Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Karawang Abdul Hakim, saat dihubungi di Karawang, seperti dilansir dari Antara, Senin (10/9/2018).

Menurut dia, media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp menjadi salah satu pemicu perceraian merupakan tren baru. Karena sebelumnya, kasus perceraian kebanyakan disebabkan faktor ekonomi.

Dia mengatakan, sesuai dengan pembuktian dalam persidangan kasus perceraian di Pengadilan Agama Karawang, cukup banyak pasangan suami isteri bercerai karena kecemburuan yang bermula dari pertemanan pasangannya di media sosial. Meskipun, dia tidak menyebutkan jumlahnya.

Menurut dia, jadinya media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp pemicu perceraian, merupakan tren baru.

“Baru beberapa tahun terakhir ini saja, media sosial menjadi pemicu terjadinya perceraian. Banyak kecemburuan hingga perselingkuhan yang bermula media sosial,” ujar Abdul Hakim.

Selain faktor ekonomi dan media sosial, lanjut dia, ada penyebab lain terjadinya perceraian pasangan suami isteri. Antara lain munculnya wanita idaman lain, pria idaman lain, dan faktor kekerasan dalam rumah tangga.

Sementara itu, kata dia, permohonan perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Karawang cukup tinggi dalam dua tahun terakhir. Pengajuan perceraian tersebut didominasi atas keinginan istri.

Pada Januari hingga Juli 2018 tercatat Pengadilan Agama Karawang menerima 1.201 permohonan gugat cerai. Sedangkan pada periode yang sama, Januari hingga Juli 2018, Pengadilan Agama Karawang hanya menerima 434 pengajuan cerai talak dari suami.

Begitu juga pada 2017, perkara cerai gugat atau gugatan perceraian yang diajukan oleh istri lebih banyak, mencapai 2.207 permohonan. Sementara cerai yang diajukan suami atau cerai talak pada tahun lalu hanya 733 kasus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here